Jatan
Produk apa
Alat pemetaan kerusakan yang memberi tahu tim bencana jalan atau jembatan mana yang diperbaiki lebih dulu.
Untuk siapa
Tim kaji cepat di badan penanggulangan bencana, yang menerima laporan kerusakan dari banyak saluran sekaligus.
Cara kerjanya
Foto drone atau lapangan dinilai AI untuk tingkat kerusakan dan bisa-tidaknya dilewati, lalu diurutkan menjadi antrean perbaikan yang menunjukkan apa yang terbuka dari tiap perbaikan.
Masalahnya
Konteks
Akhir November 2025, banjir bandang melanda Sumatra, tempat saya tumbuh dan tempat keluarga saya masih tinggal. Lebih dari 4.000 titik infrastruktur rusak, termasuk 734 jembatan, dan banyak komunitas jadi tidak terjangkau.
Laporan kerusakan masuk ke lembaga penanggulangan bencana dari banyak kanal. Memutuskan jalan atau jembatan mana yang diperbaiki lebih dulu jadi lambat dan sulit dipertanggungjawabkan.
Yang kami pelajari lebih dulu
Hambatan utamanya ada di menyepakati urutan perbaikan. Daftar peringkat tanpa alasan akan diperdebatkan; daftar peringkat yang menunjukkan siapa yang jadi terjangkau akan ditindaklanjuti.
Batasan
- Tim lapangan sering tanpa sinyal
- Pejabat harus bisa mempertanggungjawabkan setiap keputusan prioritas
- Output AI harus tetap bisa diedit manusia
Peran saya
Peran Richard di proyek ini
Ketua tim & Product Manager
Skill produk
- Pemetaan alur kerja
- Persona
- Penulisan PRD
- Logika prioritas
- AI dengan keputusan manusia
Skill proyek
- Memimpin tim
- Menetapkan target demo
- Pitching
Sebagai product manager
- Memetakan alur kaji cepat dan personanya
- Menulis PRD, termasuk logika prioritasnya
- Menjaga keputusan manusia tetap di atas tiap penilaian AI
Sebagai project manager
- Menetapkan target demo 24 jam yang jadi acuan tim
- Memimpin tim berempat: PM, AI, engineering, desain
- Memegang pitching di final nasional
Bukan peran saya
- Training model dan kode routing: dipegang rekan AI dan engineering
Pekerjaannya
Keputusan kunci & trade-off
- Keputusan 01
Tunjukkan apa yang terbuka jika diperbaiki
Mengetuk marker prioritas menampilkan rumah sakit, posko, dan populasi yang jadi terjangkau jika aset itu diperbaiki, dihitung di graf jalan, disertai alasan satu atau dua kalimat.
Trade-off Lebih repot daripada skor biasa, tapi mengubah output model menjadi keputusan yang bisa dipertanggungjawabkan.
- Keputusan 02
Manusia tetap di dalam alur, disengaja
Setiap hasil AI bisa diedit dan berpindah dari 'AI generated' ke 'Done review'. Kami sengaja tidak menampilkan skor keyakinan, supaya reviewer menilai buktinya secara langsung.
Trade-off Lebih lambat daripada otomatis penuh, tapi bisa dipercaya dalam konteks di mana keputusan yang salah bisa memakan nyawa.
- Keputusan 03
Offline untuk input, online untuk AI
PWA memungkinkan tim lapangan mencatat foto, titik, dan nama aset secara offline sebagai draf antrean. AI berjalan saat koneksi kembali. Inferensi offline sengaja dikeluarkan dari scope.
Trade-off Laporan dari lapangan menunggu sinyal sebelum dinilai AI, dan tidak ada yang hilang.
Cara membangunnya
Dua mode: Live Mapping (foto drone atau lapangan → tingkat kerusakan, status akses, dan jenis kerusakan oleh AI) dan Prioritizing (antrean perbaikan berperingkat dengan alasan dan tampilan 'unlock'). Target demo: satu workspace banjir, 4-5 aset, AI ≤2 menit per batch.
- Tingkat kerusakan: ringan / sedang / berat / putus
- Status akses: roda-4 / roda-2 / tidak bisa
- Catatan: tidak ada tampilan confidence (sudah diputuskan)
- Foto lapanganBisa draf offline
- Penilaian AITingkat rusak, akses, jenis
- Review manusiaBisa diedit, tanpa skor
- Urutan perbaikanDengan alasan 1-2 kalimat
- Tampilan unlockSiapa yang terjangkau
Dari karya aslinya


Hasilnya
- 3rd
- juara, final nasional Hackvidia
- 2
- mode: petakan kerusakan, lalu tentukan urutan
Yang akan saya lakukan berbeda
Lain kali saya akan memvalidasi bobot prioritas dengan orang yang pernah menjalankan kaji cepat sungguhan, sebelum demo.